Selly Gantina Kecam Promosi Miras Berkedok Tantangan Hafalan Al-Qur'an

Selly menegaskan agar simbol agama tidak disalahgunakan sebagai gimik pemasaran produk beralkohol.
Selasa, 11 Agustus 2026 13:15 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang berkedok tantangan hafalan Al-Quran dalam sebuah festival musik. Ia menegaskan agar simbol agama tidak disalahgunakan sebagai gimik pemasaran produk beralkohol.

​Jangan sampai agama dijadikan gimik marketing. Apalagi Al-Quran dipertentangkan atau dipertukarkan secara simbolis dengan minuman keras. Ini sangat tidak mendidik dan berbahaya apabila dianggap sebagai sesuatu yang normal, ujar Selly kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Selly menilai, menjadikan hafalan Al-Quran sebagai syarat untuk mendapatkan miras merupakan tindakan yang tidak patas dan berpotensi melukai perasaan umat Islam. Menurutnya, Al-Quran memiliki kedudukan yang sangat sakral sehingga tidak seharusnya disandingkan dengan produk yang bertentangan dengan nilai keagamaan.

​Ia mengingatkan bahwa batas kreativitas dalam strategi promosi tidak boleh menerobos norma kesusilaan dan agama.

Baca juga :