Ikuti Kami

Pengguna MRT Naik 23%, Pramono Anung Yakin Transportasi Publik Efektif Tekan Polusi

Polusi udara itu sempat disoroti warga saat laga Chelsea melawan AC Milan.

Pengguna MRT Naik 23%, Pramono Anung Yakin Transportasi Publik Efektif Tekan Polusi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

Jakarta, Gesuri.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini peningkatan jumlah pengguna transportasi umum dapat menekan polusi udara di ibu kota.

Polusi udara itu sempat disoroti warga saat laga Chelsea melawan AC Milan dalam pertandingan uji coba bertajuk "Indonesia Super Cup 2026" di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (8/8).

Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar

“Yang pertama adalah Transjakarta itu meningkat hampir 15 persen, MRT meningkat hampir 23 persen, kemudian LRT lebih sedikit 12 persen,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Selasa.

Menurut Pramono, peningkatan jumlah penumpang transportasi umum dikarenakan tarif yang masih terjaga. Selain itu, Pemerintah Jakarta juga menggratiskan tarif transportasi umum bagi 15 golongan.

Tak hanya itu, peraturan aparatur sipil negara (ASN) wajib menggunakan transportasi umum setiap Rabu juga menjadi alasan meningkatnya jumlah pengguna.

Pemerintah Jakarta juga akan melakukan langkah lain sebagai solusi menekan polusi ibu kota.

“Walaupun kemarin ketika Chelsea lawan AC Milan salah satu keluhan adalah masalah (polusi), karena terlalu lama tidak pernah hujan. Kami sedang menyiapkan hujan buatan, mudah-mudahan awannya ada, begitu awannya ada kami segera membuat hujan buatan untuk Jakarta dan sekitarnya,” jelas Pramono.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar 

Sebelumnya, foto-foto klub sepak bola Chelsea dan AC Milan di Jakarta ramai diperbincangkan masyarakat karena langit 'kusam' atau abu-abu dari ibu kota.

Dalam beberapa foto yang diunggah di akun resmi Chelsea dan AC Milan, latar belakang kota tampak abu-abu. Sejumlah warganet Indonesia kemudian mengaitkannya dengan kondisi polusi udara Jakarta.

Quote