Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, menyoroti tajam dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang masih marak terjadi di berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.
Dalam sebuah diskusi kebijakan energi, ia menilai antrean panjang pengisian solar bersubsidi di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan semata-mata dipicu oleh tingginya kebutuhan rill masyarakat. Penumpukan tersebut disinyalir kuat terjadi akibat maraknya praktik kecurangan distribusi demi keuntungan industri skala besar.
Berdasarkan temuan di lapangan, modus operandi penyelewengan ini kerap melibatkan armada kendaraan yang tangki bahan bakarnya telah dimodifikasi secara ilegal untuk melakukan aktivitas pelangsiran solar subsidi. Komoditas yang seharusnya dialokasikan bagi kelompok masyarakat tidak mampu tersebut kemudian dikumpulkan oleh oknum tertentu untuk disuplai ke sektor korporasi penunjang operasional alat berat.
BBM subsidi ini harus tepat sasaran. Banyak yang melangsir lalu dikumpulkan dan dipakai perusahaan. Ini yang masih akan saya pantau betul-betul, tegas Sigit dalam wawancara eksklusif dengan Moncong Publik.
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu