Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh sekadar berfokus pada pencapaian target jumlah penerima manfaat.
Menurutnya, aspek keamanan pangan dan ketepatan sasaran harus menjadi perhatian utama agar program ini efektif menekan angka malnutrisi serta stunting di Indonesia.
MBG memang menjadi prioritas pemerintah secara kuantitas. Namun, keselamatan dan keamanan pangan adalah hal yang sangat krusial. Kasus-kasus keracunan yang sempat terjadi harus menjadi bahan evaluasi terpenting, ujar Edy saat ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Edy menilai, rentetan kasus keracunan makanan menunjukkan adanya celah dalam tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Badan Gizi Nasional (BGN) didesak untuk membenahi standar mutu pangan dari hulu ke hilir.