Soroti RAPBN 2027, Matindas Tegaskan Kekayaan Nikel Harus Dirasakan Warga Sulteng

​Matindas menegaskan, keberhasilan kedua program prioritas tersebut hanya dapat diukur dari satu parameter utama.
Sabtu, 15 Agustus 2026 21:07 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J. Rumambi, memberikan catatan kritis terhadap dua agenda utama dalam pidato Presiden RI mengenai Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Kedua topik tersebut meliputi target penurunan angka kemiskinan melalui program perlindungan sosial (perlinsos) serta konsistensi agenda kedaulatan mineral dan hilirisasi nikel.

​Matindas menegaskan, keberhasilan kedua program prioritas tersebut hanya dapat diukur dari satu parameter utama: seberapa besar APBN 2027 mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara riil.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Terkait target pemerintah untuk menekan tingkat kemiskinan hingga 6,06,5 persen, politisi asal Sulawesi Tengah (Sulteng) ini mengingatkan bahwa tolok ukur efektivitas bantuan sosial (bansos) tidak sebatas ketepatan data penyaluran, tetapi pada angka graduasi ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Baca juga :