Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRK Waropen mendesak Pemerintah Kabupaten Waropen agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) difokuskan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta perbaikan mutu pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama yang dituntut fraksi tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh anggota DPRK Waropen Fraksi PDI Perjuangan, Leonard Refasi, saat membacakan pemandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna II DPRK Waropen Masa Persidangan II Tahun 2026 di ruang sidang DPRK Waropen, Senin (20/7/2026).
Rapat tersebut mengagendakan tiga pembahasan penting:
1. Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Waropen TA 2025.
2. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.