Serang, Gesuri.id Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Provinsi Banten menuai kritik tajam. Distribusi menu kering berupa roti, susu, dan buah-buahan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan memicu keluhan dari para orang tua siswa.
Selain dinilai tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan, beberapa paket makanan bahkan ditemukan dalam kondisi basi.
Anggota DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa menyatakan bahwa meski MBG merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pelaksanaannya di lapangan tidak boleh hanya sekadar menggugurkan kewajiban administratif.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Ia menekankan bahwa substansi utama program ini adalah pemenuhan gizi yang layak dan seimbang bagi anak-anak di masa pertumbuhan.