Tegaskan Hukum Berlaku untuk Semua, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Baturiti

Menurutnya, peristiwa yang terjadi di saat Bali mendunia dengan “Silent Disco Run” dan keramahan ke wisatawan.
Senin, 27 Juli 2026 15:05 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengatakan negara wajib hari memulihkan trauma anak dari terduga pelaku pencurian ayam yang tewas dikeroyok massa di Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Menurutnya, peristiwa yang terjadi di saat Bali mendunia dengan Silent Disco Run dan keramahan ke wisatawan, menjadi tamparan keras, karena di saat yang sama terjadi peristiwa memilukan di saat hukum dikalahkan oleh amarah warga sendiri.

Praduga tak bersalah, hak hidup dan perlindungan anak adalah harga mati. Negara wajib hadir memulihkan trauma anak dan menjamin kehidupan keluarga korban, kata Rieke dalam keteranganya di Jakarta, Minggu.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Politisi yang membidangi hukum dan hak asasi manusia (HAM) di Komisi XIII menegaskan, tidak ada ruang untuk main hakim sendiri. Proses hukum harus berjalan, pelaku pengeroyokan wajib diusut tuntas.

Baca juga :