Jogja, Gesuri.id - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan pemerintahannya tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Keputusan ini ia ambil karena menyadari beratnya beban yang harus ditanggung masyarakat kota, terutama warga yang mewarisi tanah dan bangunan besar namun tidak produktif.
Warisan yang luas itu kadang bukan berkah, tapi beban karena pajaknya besar, ujar Hasto dalam wawancara dengan Gesuri.id di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Ia mengaku hampir setiap hari menerima permohonan diskon PBB dan memutuskan untuk mempermudah proses pengurangan pajak bagi warga yang membutuhkan. Menurut Hasto, kebijakan fiskal daerah harus berpihak pada rakyat, bukan menambah beban mereka.
Karena APBD terbatas dan efisiensi anggaran sedang dilakukan, Hasto memilih jalur kolaborasi. Ia menggerakkan sektor swasta, CSR, hingga gotong royong warga untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang biasanya dibiayai APBD.
Salah satu keberhasilan terbesar adalah program bedah rumah tanpa APBD maupun APBN. Baru tiga bulan berjalan, sudah 56 rumah selesai dibedah, ujarnya. Setiap minggu, ia menghadiri agenda bedah rumah dan memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapat bantuan.