TNI Gugur di Misi UNIFIL, TB Hasanuddin Dorong Pemerintah Desak PBB Investigasi Menyeluruh

Fokus investigasi harus memastikan apakah serangan tersebut merupakan dampak eskalasi konflik yang tidak disengaja.
Selasa, 31 Maret 2026 20:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyampaikan duka cita atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ia menilaiinsiden tersebut harus direspons serius oleh pemerintah dengan menitikberatkan pada dua aspek utama, yakni investigasi dan mitigasi keamanan.

Oleh karena itu, TB Hasanuddin mendorong pemerintah Indonesia, melalui Perwakilan Tetap RI di PBB, untuk mendesak Dewan Keamanan PBB dan Sekretariat Jenderal PBB agar melakukan investigasi secara menyeluruh, transparan, dan independen.

Fokus investigasi harus memastikan apakah serangan tersebut merupakan dampak eskalasi konflik yang tidak disengaja atau justru merupakan pelanggaran hukum internasional berupa serangan yang disengaja terhadap personel penjaga perdamaian, tegas TB Hasanuddin, dikutip Selasa (1/4/2026).

Menurut dia, Indonesia juga perlu menegaskanserangan terhadap atribut dan personel PBB merupakan kejahatan perang yang harus diusut dengan akuntabilitas penuh dari pihak yang bertanggung jawab.

Baca juga :