Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, mendorong pemerintah untuk membuka secara transparan kriteria penentuan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, persoalan desil berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah yang masih bergantung pada bantuan pemerintah.
Permasalahan desil bagi masyarakat adalah urusan hidup dan mati. Kenapa? Orang-orang, masyarakat kebanyakan, masih menginginkan bantuan-bantuan pemerintah. Terutama yang desil-desil yang rendah, artinya pendapatan-pendapatan terbawah, kata Giri, dikutip Senin (31/8/2026).
Giri menegaskan, karena penentuan desil menyangkut hajat hidup banyak orang, pemerintah harus memastikan seluruh proses dilakukan secara terbuka dan dapat dipahami masyarakat.
Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kita harus melakukan transparansi. Jangan sampai ada yang tidak berhak masuk menjadi penerima bantuan. Yang berhak malah tidak masuk di dalam penerimaan bantuan, ucapnya.