Jakarta, Gesuri.id - Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menegaskan bahwa kekayaan besar yang dimiliki Soeharto bukan hasil pengabdian, melainkan hasil pencurian dan praktik korupsi sistemik selama Orde Baru berkuasa.
Pernyataan ini disampaikan dalam diskusi publik yang disiarkan melalui kanal Gerpol TV, saat ia menyinggung inisiatif global untuk memulihkan aset hasil kejahatan lintas negara.
PBB waktu itu mengeluarkan inisiatif namanya StAR Initiative atau Stolen Asset Recovery Initiative, ujar Usman Hamid.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar