Serang, Gesuri.id Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea, mempertanyakan validitas data yang dipaparkan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Provinsi Banten dalam pertemuan bersama Komisi XIII DPR RI.
Ia meminta agar data yang disampaikan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar laporan administratif di atas kertas.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Dalam forum tersebut, Marinus menegaskan bahwa persoalan hak asasi manusia (HAM) merupakan bagian penting dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang seharusnya dijalankan sebagai program nasional secara serius dan terukur. Masalah HAM ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Karena itu, implementasinya harus nyata dan dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi laporan formal, ujar Marinus, Kamis (21/5).
Politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti program sosialisasi terhadap 65 pelaku UMKM yang dipaparkan Kanwil KemenHAM Banten. Menurutnya, efektivitas program tersebut perlu dievaluasi lebih mendalam mengingat Provinsi Banten dikenal sebagai kawasan industri dengan berbagai persoalan ketenagakerjaan dan kepentingan buruh yang cukup kompleks.