Pontianak, Gesuri.id Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, memperkirakan terdapat potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun yang belum tergarap maksimal untuk APBD Kalbar Tahun Anggaran 2027 mendatang.
Hal tersebut ditegaskan Krisantus saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar di Pontianak, Rabu (29/7/2026). Rapat tersebut beragenda penyampaian pendapat akhir kepala daerah sekaligus penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo
Kalimantan Barat sebenarnya memiliki potensi penerimaan yang sangat besar, tetapi sejauh ini belum tergarap secara maksimal, ujar Krisantus.
Krisantus mengungkapkan, salah satu sumber PAD yang mendesak untuk dioptimalkan adalah Pajak Air Permukaan (PAP). Ia menilai target penerimaan PAP saat ini yang sebesar Rp26 miliar terbilang terlalu kecil jika dibandingkan dengan ribuan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi di Kalbar.