Walkot Damar Prasetyono Terima Laporan Aksi Pencurian Penutup Gorong-Gorong

Saya yakin itu bukan budaya orang Kota Magelang. Kita butuh menumbuhkan budaya baru, yaitu budaya peduli.
Senin, 02 Februari 2026 22:27 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Magelang, Gesuri.id - Wali Kota Magelang yang juga politisi PDI Perjuangan Damar Prasetyono menyinggung fenomena sosial yang terjadi belakangan ini, yakni terkait laporan pencurian penutup gorong-gorong di sejumlah titik di Kota Magelang.

Ia menyatakan maraknya pencurian tersebut bukanlah cerminan budaya masyarakat Kota Magelang.

Saya yakin itu bukan budaya orang Kota Magelang. Kita butuh menumbuhkan budaya baru, yaitu budaya peduli. Saling mengingatkan bahwa mencuri itu tidak baik dan membahayakan orang lain. Inilah esensi kebudayaan yang sebenarnya, yakni perilaku dan etika hidup bermasyarakat, katanya saat sarasehan bertajuk Dialog Pemajuan Kebudayaan, pekan lalu. Sarasehan ini diikuti para seniman, pegiat budaya, dan akademisi, Minggu (01/02).

Menurut Damar, dialog bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk mengisi ruang jiwa dan pikiran, guna melahirkan referensi baru dalam membangun kota. Dialog sangat penting untuk menyamakan persepsi dan membangun kepercayaan, ucapnya.

Dalam konteks kebudayaan, lanjut dia, peran pemerintah bukan untuk mengendalikan, melainkan membina dan memastikan ekosistem kebudayaan tetap lestari, berkembang, serta memberi makna nyata bagi masyarakat.

Baca juga :