Yohanes Ontot: Penanganan Karhutla Harus Bergerak dalam Satu Komando, Satu Koordinasi, Satu Tujuan

"Yaitu menyelamatkan masyarakat serta mencegah meluasnya bencana."
Senin, 31 Agustus 2026 14:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id -Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., menegaskan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui sinergi pentahelix.

Semua harus bergerak dalam satu komando, satu koordinasi dan satu tujuan, yaitu menyelamatkan masyarakat serta mencegah meluasnya bencana, tegasnya.

Penegasan tersebut disampaikan Yohanes saat memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Karhutla Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Senin (31/8/2026).

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., Danyonif TP 833/Bumi Daranante Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., unsur Forkopimda, perangkat daerah, instansi terkait, dunia usaha, organisasi pemadam kebakaran, serta berbagai unsur relawan.

Dalam amanatnya, Yohanes menyampaikan bahwa selama periode Juli hingga Agustus 2026 tercatat sebanyak 10.089 titik panas (hotspot) yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Baca juga :