Yulian Ingatkan Risiko terhadap Pasokan Listrik Jika Produksi Batu Bara Dipangkas

Kebijakan tersebut perlu dikawal secara ketat agar tak menimbulkan dampak lanjutan terhadap ketahanan energi nasional & ekosistem industri.
Rabu, 14 Januari 2026 19:52 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar menyoroti rencana pemerintah memangkas target produksi batu bara nasional dalam RKAB 2026 menjadi sekitar 600 juta ton.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut perlu dikawal secara ketat agar tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap ketahanan energi nasional dan ekosistem industri batu bara.

Gunhar menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan domestik (DMO), khususnya untuk PLN menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu. Ia mengatakan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik harus dijamin aman, baik dari sisi volume, kualitas, maupun harga.

Baca:Herry Kolondam Tegaskan Jangan Kebiri Hak Rakyat!

Penurunan target produksi jangan sampai berdampak pada pasokan batu bara ke PLN. Ketahanan listrik nasional tidak boleh menjadi korban dari kebijakan stabilisasi harga, katanya, Senin (12/1/2026).

Baca juga :