Jakarta, Gesuri.id - Serangan militer Israel yang menewaskan prajurit TNI dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan terus mendapatkan kecaman dari dalam negeri termasuk dari DPR RI.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulius Setiarto menyampaikan duka mendalam sekaligus kecaman atas serangan israel yang menewaskan prajurit TNI.
Yulius Setiarto menegaskan prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) berada di wilayah konflik bukan sebagai pihak yang berperang, melainkan menjalankan mandat internasional untuk menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.
Kami berduka sangat dalam atas gugurnya prajurit TNI yang sedang menjalankan mandat perdamaian dunia. Mereka membawa nama Indonesia dan amanah dari PBB, ujarnya, dikutip Selasa(31/3).
Ia menegaskan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.