Zulham Tegaskan Pendidikan Tidak Boleh Hanya Berorientasi Pada Capaian Akademik & Angka di Rapor

Tetapi juga harus menanamkan nilai moral dan spiritual sejak dini.
Kamis, 22 Januari 2026 15:44 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Achmad Mubarok menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik dan angka di rapor, tetapi juga harus menanamkan nilai moral dan spiritual sejak dini.

Nilai rapor bisa tinggi, tapi tanpa akhlak itu kosong. Pendidikan seharusnya membentuk manusia seutuhnya, bukan hanya pintar secara akademik, tegas Zulham, saat dikonfirmasi sudutkota.id, Kamis (22/1).

Sekolah Plus Ngaji sendiri merupakan gagasan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Malang yang lahir dari keprihatinan terhadap tantangan moral generasi muda. Program ini dirancang sebagai pembinaan spiritual rutin yang dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Baca:GanjarPranowo Tegaskan Marsinah Lebih Layak

Saat ini, SPN telah diterapkan di 114 Sekolah Dasar (SD) sebagai proyek percontohan. Polanya sederhana namun konsisten. Siswa Muslim dibiasakan mengaji Al-Quran, menghafal Asmaul Husna, doa-doa harian, serta ayat-ayat pendek. Sementara siswa beragama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha juga mengikuti pembinaan rohani sesuai ajaran dan keyakinan masing-masing.

Baca juga :