Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyatakan bahwa penguasaan teknologi drone kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan keterampilan profesional yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor pembangunan.
Menurutnya, drone telah bertransformasi menjadi alat vital dalam pemetaan wilayah, pertanian presisi, konstruksi, hingga mitigasi bencana.
“Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Sleman untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha baru melalui penguasaan keterampilan teknologi drone. Perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat dan mendorong munculnya berbagai jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan spesifik,” ujar Danang Maharsa.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa dalam sektor pertanian, penggunaan drone mampu membantu petani melakukan pemupukan dan penyemprotan pestisida secara lebih efisien dan akurat.
Sementara dalam bidang kebencanaan, teknologi ini berperan penting dalam proses pencarian serta pemetaan wilayah terdampak secara cepat. Hal ini membuktikan bahwa keterampilan pengoperasian drone memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan industri masa depan.
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada perangkat keras, tetapi juga dibekali pemahaman teknis pengoperasian, regulasi penerbangan, serta potensi pengembangan ekonomi yang bisa dihasilkan.
Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap
Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus memperkuat program vokasi semacam ini melalui kemitraan dengan lembaga pelatihan dan dunia industri.
“Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada saat kegiatan selesai, tetapi dapat terus dikembangkan untuk membuka peluang usaha. Kami akan terus memperkuat program peningkatan keterampilan masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan SDM yang adaptif, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman,” tandas Danang Maharsa.
Ia juga berpesan agar para peserta mengikuti setiap sesi dengan serius dan bersedia membagikan ilmu yang didapat kepada lingkungan sekitar. Dengan penguasaan teknologi yang tepat, pemerintah daerah optimistis warga Sleman akan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis dan berbasis digital.

















































































