Tolak Politik Uang dan Hoaks, Deddy Sitorus Ajak Mahasiswa & Generasi Muda Jadi Pengawas Pemilu 2029

“Karena itu, Pemilu memiliki peran strategis dalam menentukan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah serta bertanggung jawab.”
Sabtu, 31 Oktober 2026 16:11 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Yevry Hanteru Sitorus, mengajak mahasiswa dan generasi muda di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan aktif mengawasi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat untuk mencegah praktik politik uang, penyebaran hoaks, politisasi SARA, serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Karena itu, Pemilu memiliki peran strategis dalam menentukan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah serta bertanggung jawab, tutur politikus PDI Perjuangan tersebut.

Hal itu disampaikan Deddy dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif serta Pengawasan Penyelenggara Pemilihan Umum yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nunukan bersama Komisi II DPR RI, Jumat (30/10/2026), di Kampus Politeknik Negeri Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan.

Deddy menekankan bahwa politik sejatinya merupakan instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penyelenggaraan pemerintahan dan kebijakan publik. Oleh karena itu, Pemilu tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan pencoblosan, tetapi merupakan proses demokrasi berkelanjutan yang harus disertai pengawasan terhadap pelaksanaan mandat rakyat oleh pejabat terpilih.

Baca juga :