Jakarta, Gesuri.id - Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno alias Bung Karno ternyata memberikan perhatian khusus kepada guling yang telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kebiasaan tidur masyarakat Indonesia.
Hampir di setiap rumah, benda berbentuk silinder yang biasa dipeluk saat beristirahat itu selalu tersedia. Namun, di balik fungsinya yang sederhana, guling menyimpan sejarah panjang yang berkaitan dengan masa kolonial hingga era Bung Karno.
Dalam buku karya jurnalis Amerika Serikat, Cindy Adams, berjudul Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat yang terbit pada 1965, Soekarno pernah menyampaikan kebanggaannya terhadap kebiasaan masyarakat Indonesia menggunakan guling.
Kamilah satu-satunya bangsa di dunia yang mempunyai sejenis bantal yang digunakan untuk dirangkul, ujar Soekarno sebagaimana dikutip Cindy Adams.
Pernyataan tersebut menunjukkan guling bukan sekadar pelengkap tempat tidur, tetapi telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia.