Jember, Gesuri.id Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Indi Naidha, mengajak generasi muda untuk menjadikan batik sebagai bagian dari gaya berpakaian sehari-hari, bukan sekadar busana untuk acara formal.
Menurut Indi, adaptasi ini penting agar keberadaan batik tetap eksis dan diminati anak muda di tengah pesatnya perubahan tren fesyen. Ia menyebut batik saat ini sangat fleksibel untuk dikreasikan ke dalam pelbagai model, mulai dari jaket, terusan (dress), tas, hingga gaya busana jalanan (streetwear).
Baca:Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Masih ada sebagian anak muda yang menganggap batik identik dengan kesan tua, panas, atau kaku. Padahal, batik bisa tampil lebih modern dan mengikuti tren, ujar Indi dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional, Jumat (2/10).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan, peningkatan penggunaan batik oleh anak muda akan berdampak langsung pada keberlangsungan industri kreatif dan kesejahteraan para pengrajin lokal.