Ikuti Kami

Tarik Tombur Toba 2026 Gaet Hampir 2.000 Pengunjung, Gelaran 2027 Disiapkan Lebih Meriah

Bane menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan perdana tersebut.

Tarik Tombur Toba 2026 Gaet Hampir 2.000 Pengunjung, Gelaran 2027 Disiapkan Lebih Meriah
Pemrakarsa Tarik Tombur Toba, Bane Raja Manalu.

Simalungun, Gesuri.id — Gelaran perdana Tarik Tombur Toba 2026 di Pantai Atsari, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, berhasil menarik hampir 2.000 pengunjung. 

Capaian tersebut menjadi modal bagi penyelenggara untuk menggelar acara yang lebih besar pada 2027 sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Pemrakarsa Tarik Tombur Toba, Bane Raja Manalu, mengatakan jumlah kunjungan tersebut berdasarkan data panitia selama kegiatan berlangsung. Ia berharap acara ini dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, terutama di sektor pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif.

Baca: Ganjar Dikenal Akur dan Harmonis dengan Saudara Kandung

Bane menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan perdana tersebut. Ia juga memastikan bahwa Tarik Tombur Toba direncanakan kembali digelar dengan skala yang lebih besar pada tahun depan.

“Terima kasih kepada semua yang sudah hadir. Acara perdana ini bisa kita lakukan, dan akan kita buat yang lebih besar pada tahun depan,” ujar Bane, Minggu (25/10/2026).

Anggota Komisi VII DPR RI itu turut mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mengembangkan potensi pariwisata Parapat dan kawasan Danau Toba. Menurutnya, kerja sama antarpemangku kepentingan diperlukan agar kawasan tersebut semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan.

Bane berharap Danau Toba dapat menjadi pilihan wisata yang menarik bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

“Mari kolaborasi jadikan Danau Toba destinasi pilihan yang asyik. Sampai ketemu di Tarik Tombur Toba 2027,” katanya.

Tarik Tombur Toba 2026 berlangsung selama satu hari, yakni Sabtu (24/10/2026). Beragam kegiatan diselenggarakan untuk menarik minat pengunjung sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas daerah.

Rangkaian acara diawali dengan lomba memancing di Danau Toba. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni, lomba tor-tor, lomba memasak, serta lomba membuat sambal tombur yang menjadi salah satu daya tarik kuliner dalam kegiatan tersebut.

Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

Acara ditutup dengan hiburan musik yang menghadirkan sejumlah musisi asal Sumatera Utara. Perpaduan kegiatan budaya, kuliner, dan hiburan itu menjadi upaya untuk menghadirkan pengalaman wisata yang beragam bagi pengunjung.

Selain menjadi ajang hiburan, Tarik Tombur Toba diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Meningkatnya jumlah pengunjung berpotensi mendorong aktivitas perdagangan dan jasa, termasuk usaha kuliner serta produk lokal di sekitar kawasan wisata Parapat.

Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, antara lain Kementerian Pariwisata, InJourney, Kementerian Ekonomi Kreatif, Marcopolo, Anker Pilsener, PTPN IV, Cari Kawan, BK Polos, dan Marabit.

Dengan capaian kunjungan pada penyelenggaraan perdana, Tarik Tombur Toba diharapkan dapat berkembang menjadi agenda wisata tahunan yang memperkuat daya tarik Danau Toba, melestarikan budaya lokal, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Quote