Ketika Anak Muda Mulai Memilih Pekerjaan yang Menyelamatkan Masa Depan

Ketika ditanya tentang pekerjaan masa depan, sebagian tidak lagi hanya memikirkan gaji, jabatan, atau nama besar perusahaan.
Sabtu, 24 Oktober 2026 20:46 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

ADA perubahan kecil yang diam-diam tumbuh di kalangan anak muda. Ketika ditanya tentang pekerjaan masa depan, sebagian tidak lagi hanya memikirkan gaji, jabatan, atau nama besar perusahaan.

Mereka mulai bertanya lebih jauh tentang dampak pekerjaannya. Apakah pekerjaan itu memberi manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan kehidupan generasi setelah mereka?

Pertanyaan tersebut menjadi penting ketika krisis iklim mulai hadir dalam kehidupan sehari-hari. Cuaca berubah, suhu meningkat, bencana ekologis datang lebih sering, sementara biaya untuk beradaptasi semakin besar.

Di tengah situasi itu, muncul istilah yang semakin sering terdengar: green jobs. Pekerjaan hijau bukan sekadar pekerjaan yang dilakukan di tengah hutan atau berkaitan langsung dengan lingkungan.

Spektrumnya jauh lebih luas. Energi terbarukan, transportasi berkelanjutan, pengelolaan sampah, pertanian ramah lingkungan, teknologi bersih, konstruksi hijau, hingga ekonomi sirkular menjadi bagian dari ekosistem pekerjaan tersebut.

Baca juga :