Malang Selatan, Gesuri.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan gerakan merawat pertiwi yang dijalankan partainya tidak berhenti pada penanaman pohon, melainkan mendorong lahirnya komunitas warga yang mampu menghidupi diri dari merawat lingkungan.
Menurut Hasto, komunitas itulah yang membuat potensi ekonomi mangrove bisa masuk pasar yang selama ini menuntut skala besar.
Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri Workshop UMKM Gotong Royong dan Deklarasi Komunitas Pegiat Lingkungan Mangrove di Malang Selatan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026). Kegiatan dibuka di aula Sri Maha Resort, Malang Selatan. Setelah itu Hasto dan rombongan bergerak ke Pantai Teluk Asmara di sisi aula hotel, tempat ratusan warga yang berprofesi nelayan dan pelaku UMKM sudah menunggu.
Di kawasan pantai itu berlangsung workshop untuk tiga kelompok warga. Kelompok anak muda mengikuti workshop persiapan perdagangan karbon, pengolahan sampah, serta pembuatan suvenir dari sampah kayu. Kelompok emak-emak mengikuti workshop pengolahan makanan berbasis hasil laut. Sementara kelompok nelayan mengikuti workshop silvofishery dan keramba jaring apung.