AWAL Agustus 1945 menjadi hari-hari paling menentukan perjalanan bangsa Indonesia. Jepang masih berkuasa, tetapi kekalahannya semakin nyata.
Pada 5 Agustus 1945, Bung Karno terus mengonsolidasikan langkah bersama tokoh kemerdekaan. Mereka menyiapkan strategi menghadapi perubahan besar yang segera datang.
Berita kekalahan Jepang terus berdatangan dari berbagai medan perang Pasifik. Armada Sekutu semakin menekan pertahanan militer Kekaisaran Jepang.
Meski begitu, Indonesia masih berada dalam pengawasan ketat pemerintahan militer Jepang. Setiap gerak politik para pemimpin diawasi dengan penuh kewaspadaan.
Bung Karno dan Mohammad Hatta memahami kesempatan bersejarah mulai terbuka lebar. Namun, mereka memilih langkah terukur demi menghindari pertumpahan darah.