Nyoman Parta Angkat Banjar Kendran Jadi Ruang Penjaga Denyut Kebudayaan Bali Lewat Generasi Muda

“Kemanapun langkah kita semoga Kendran selalu menjadi alasan untuk pulang,” tulis Parta.
Selasa, 04 Agustus 2026 18:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta membagikan kisah inspiratif tentang semangat pelestarian seni dan budaya Bali melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Parta mengangkat Banjar Kendran, Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, sebagai ruang yang terus menjaga denyut kebudayaan Bali melalui peran generasi mudanya.

Kemanapun langkah kita semoga Kendran selalu menjadi alasan untuk pulang, tulis Parta mengajak masyarakat melihat bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus terus dirawat bersama, Senin (3/8/2026).

Dalam narasinya, Parta menegaskan bahwa seni, budaya, dan pariwisata Bali merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, seni Bali telah lama menjadi fondasi utama berkembangnya pariwisata budaya di Pulau Dewata.

Meski demikian, ia menilai pembicaraan mengenai seni budaya kerap berhenti di ruang-ruang diskusi tanpa benar-benar mendengar suara para pelaku budaya yang selama ini bekerja langsung di lapangan. Perspektif tersebut kemudian diangkat oleh Widya Kendran, mahasiswi Visual Arts di Ringling College of Art and Design, Florida, Amerika Serikat, melalui karya fotografi yang mendokumentasikan kehidupan masyarakat di kampung halamannya.

Melalui karya tersebut, Widya mengangkat kisah Ni Wayan Ayu Agustini atau Ayu, perempuan yang sejak 2015 mendirikan Sekaa Tari Cening Ayu. Sanggar tari itu dibangun untuk membangkitkan kembali semangat anak-anak Banjar Kendran agar mencintai Tari Bali sejak usia dini. Selain menjadi tempat belajar menari, sekaa tersebut juga aktif mengajak anggotanya ngayah dalam berbagai upacara keagamaan di Pura Tri Kahyangan maupun Pura Griya Sakti Manuaba.

Baca juga :