Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menegaskanbulan suci Ramadan bukan hanya ruang untuk memperdalam ibadah ritual, tetapi juga harus menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi umat.
Hal tersebut disampaikannya dalam Podcast Radio Elshinta bertema Ramadan, Filantropi Islam dan Kemandirian Umat, dikutip Selasa(17/3).
Puasa tidak boleh berhenti pada dimensi spiritual, melainkan harus melahirkan dampak nyata bagi masyarakat luas, tegas Dewan Pembina Baitul Muslimin Indonesia ini.
Rektor Universitas UMMI Bogor itu menyampaikan Ramadan 2026 harus dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat kesalehan sosial, memperluas praktik filantropi Islam, serta mendorong kemandirian ekonomi umat.
Prof. Rokhmin mengajak umat Muslim untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat persaudaraan di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi.