Dari PNI Hingga PDI Perjuangan: Tubuh Sejarah Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat

Oleh: Shohibul Kafi, S.Fil, Kader Muda PDI Perjuangan.
Sabtu, 10 Januari 2026 08:05 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Partai Pelopor

Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan secara konsisten memposisikan diri bukan sebagai sekedar partai elektoral, melainkan sebagai Partai Pelopor. Dalam istilah Bung Karno, partai pelopor Adalah instrumen Machtsvorming yakni suatu wadah penyusunan tenaga rakyat yang terorganisir untuk mencapai tujuan strategis bangsa.

Secara sistematis, PDI Perjuangan membangun disiplin organisasi yang tidak hanya berorientasi pada jumlah suara, akan tetapi pada kualitas kaderisasi sebagai Penyambung Lidah Rakyat yang memiliki Nationale Geest atau semangat kebangsaan yang tidak tergoyahkan.

Sebagai partai pelopor, PDI Perjuangan menjadi kawah candradimuka yang mampu menempah kader agar memiliki keteguhan Ideologische Gehalte (Kandungan Ideologi).

Argumen konsistensinya tampak pada pola pelembagaan partai yang kokoh melalui sekolah partai, guna memastikan bahwa derap Langkah kader di Eksekutif, Legislatif tetap berada pada rel Pancasila 1 Juni 1945.

Baca juga :