Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Bidang Pangan, Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Perikanan, Pricylia Elviera Rondo, menegaskan hasil Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput tidak akan berhenti sebagai materi pelatihan semata.
Menurutnya, seluruh peserta memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan di daerah masing-masing.
ToT ini merupakan agenda resmi PDI Perjuangan yang diikuti utusan dari seluruh DPD PDI Perjuangan se-Indonesia. Setiap provinsi mengutus dua sampai tiga kader perempuan mengikuti Training of Trainer Perempuan Penggerak Akar Rumput, ujar Pricylia, Kamis (16/7).
Politisi yang akrab disapa Peron itu menjelaskan, setelah kembali ke daerah, setiap peserta ToT mendapat mandat untuk menjadi pelatih sekaligus penggerak masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh di Sekolah Partai, kata dia, harus diteruskan melalui berbagai pelatihan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.
Ketika kembali ke daerah masing-masing, kami diharapkan mampu menggerakkan masyarakat, lebih khusus kaum perempuan, melalui pelatihan-pelatihan yang bermanfaat dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, katanya.