Seno Bagaskoro: Kudatuli Bukan Sekadar Peringatan Tahunan, Tapi Alarm Demokrasi

Menurut Seno, berbagai pengorbanan yang terjadi dalam Kudatuli memiliki makna besar bagi perjalanan demokrasi Indonesia.
Minggu, 26 Juli 2026 17:39 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Juru Bicara dan tokoh muda PDI Perjuangan Seno Bagaskoro menegaskan Peristiwa Kudatuli tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda peringatan tahunan, melainkan harus menjadi pengingat agar bangsa Indonesia terus menjaga demokrasi.

Hal tersebut disampaikan dalam Diskusi Tapak Tilas 30 Tahun Tragedi Kudatuli yang diselenggarakan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/7).

Menurut Seno, berbagai pengorbanan yang terjadi dalam Kudatuli memiliki makna besar bagi perjalanan demokrasi Indonesia.

Jangan sampai Kudatuli hanya menjadi peringatan rutin setiap tahun tanpa ada pelajaran yang benar-benar kita ambil, ujarnya.

Ia mengatakan tragedi tersebut menyimpan kisah keberanian, pengorbanan, darah, dan air mata yang menjadi bagian dari perjuangan demokrasi.

Baca juga :