Ahok Sentil Pragmatisme Politik & Ancaman AI di Milenium Public Pulse

Harta Tak Jamin Bahagia, Reputasi Jauh Lebih Mahal!
Rabu, 28 Oktober 2026 21:03 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

JAKARTA, Gesuri.id Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perekonomian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperingatkan generasi muda agar tidak tergiur oleh harta dan pragmatisme politik. Di hadapan ribuan peserta Milenium Public Pulse 28 di Jakarta, Ahok menegaskan bahwa kekayaan tidak pernah menjamin kebahagiaan, sementara reputasi dan integritas jauh lebih berharga di tengah disrupsi era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).

Dengan gaya khasnya yang blak-blakan, Ahok membongkar realitas pahit dunia politik dan persaingan modern yang kerap merusak mentalitas kaum muda.

Ahok lantas menyoroti bagaimana kehadiran teknologi AI dan robot humanoid telah mengubah lanskap persaingan global secara drastis. Saat ini, hambatan untuk masuk ke berbagai sektor (entry barrier) menjadi sangat rendah karena informasi dapat diakses oleh siapa saja dalam hitungan menit.

Hari ini manusia menciptakan AI... Anak muda menghadapi satu persoalan, entry barrier persaingan menjadi rendah. Kamu bisa, saya juga tahu. Tiba-tiba ada profesor atau doktor, saya bisa kalahkan dalam 15 menit asal sudah keluar di kertas, ungkap Ahok di hadapan ribuan peserta.

Kondisi ini, menurut Ahok, menuntut anak muda untuk tidak sekadar mengandalkan kepintaran intelektual semata, melainkan memperkuat karakter dan jati diri.

Baca juga :