Bob Andika Sitepu: Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Fondasi Penting Ketahanan Sosial Pascabencana

Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada tatanan sosial, ekonomi, dan kepercayaan masyarakat.
Selasa, 10 Februari 2026 18:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI, Bob Andika Mamana Sitepu, menyampaikan penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat pascabencana. Hal tersebut disampaikan Bob Andika Mamana Sitepu saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI yang digelar di Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, dikutip Senin (9/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat Kecamatan Binjai Barat, kader PDI Perjuangan, relawan BAMS, serta unsur masyarakat umum. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap upaya pemulihan sosial pascabencana yang sebelumnya melanda wilayah Binjai Barat.

Dalam paparannya, Bob Andika Mamana menekankanbencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada tatanan sosial, ekonomi, dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Oleh karena itu, internalisasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga persatuan dan memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan Pancasila harus menjadi landasan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial dalam proses pemulihan, terutama dalam distribusi bantuan dan perlindungan warga secara adil tanpa diskriminasi. Sementara itu, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi jaminan konstitusional atas hak-hak dasar warga negara, termasuk hak atas perlindungan, pelayanan publik, dan kesejahteraan pascabencana.

Bob Andika Mamana juga menyoroti pentingnya peran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai wujud kehadiran negara hingga ke daerah melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dalam konteks Binjai Barat, koordinasi lintas sektor dinilai krusial agar proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca juga :