Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mengapresiasi pelaksanaan program Lomba Kampung Pancasila di Kota Pahlawan. Program yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tersebut dinilai mampu mempertemukan kekuatan pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama-sama.
Dengan demikian, hubungan pemerintah dan masyarakat tidak berhenti pada relasi pelayanan, tetapi menjadi relasi kolaborasi. Dalam administrasi publik modern, Kampung Pancasila ini praktik konkret perubahan paradigma birokrasi, dari sekadar mengelola pemerintahan untuk warga menjadi mengelola pemerintahan bersama warga, dimana masyarakat ditempatkan sebagai mitra sekaligus pelaku pembangunan, kata Eri Irawan, dikutip Rabu (23/9/2026).
Eri mengatakan, Kampung Pancasila sejatinya menunjukkan bahwa warga memiliki kapasitas untuk mengenali persoalan di lingkungannya, mengorganisasi sumber daya, menjalankan program, serta menjaga keberlanjutannya. Pemkot Surabaya kemudian hadir sebagai fasilitator, penguat, sekaligus pengintegrasi berbagai sumber daya dan kebijakan. Sehingga persoalan warga tersebut tersolusikan.
Kampung Pancasila merupakan program yang dicetuskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis partisipasi warga. Lomba Kampung Pancasila diluncurkan Kamis malam (17/9/2026) di Balai Kota Surabaya dan diikuti 1.360 RW se-Kota Pahlawan.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, Kampung Pancasila memiliki empat pilar, yaitu pilar lingkungan, pilar ekonomi, pilar sosial budaya, dan pilar kemasyarakatan.