Pati, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan Moh Adi Pamungkas, menyatakan pihaknya siap membantu mencari solusi atas banyaknya peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan akibat pembaruan data.
DPRD bahkan siap mengalokasikan anggaran pokok pikiran (pokir) tahun 2027 untuk mendukung sektor kesehatan, termasuk membantu reaktivasi kepesertaan BPJS bagi warga yang membutuhkan.
Kami membahas banyaknya BPJS yang nonaktif, hal ini sangat dirasakan masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang selama ini mengandalkan BPJS untuk berobat, kata Adi, Senin (9/3/2026).
Adi menjelaskan, persoalan tersebut banyak disampaikan warga saat kegiatan konsolidasi yang digelar di Kecamatan Batangan pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah masyarakat mengeluhkan kartu BPJS Kesehatan mereka tidak dapat digunakan karena status kepesertaan berubah menjadi nonaktif.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, terutama kelompok ekonomi kurang mampu yang selama ini sangat bergantung pada layanan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan pengobatan di fasilitas kesehatan.