Masa Depan Bangsa di Tangan Generasi Muda yang Berani Berpikir, Bersikap, dan Bertindak

“Bagi saya selaku Gen Z, Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar peristiwa sejarah yang selalu diperingati setiap tanggal 28 Oktober."
Minggu, 25 Oktober 2026 16:59 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Bandung, Gesuri.id -Anggota DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Endang Darmaayu, menilai Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap 28 Oktober, melainkan pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang berani berpikir, bersikap, dan bertindak.

Bagi saya selaku Gen Z, Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar peristiwa sejarah yang selalu diperingati setiap tanggal 28 Oktober, melainkan pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi yang berani berpikir, bersikap, dan bertindak, ujar Endang dalam tulisannya tentang makna Sumpah Pemuda bagi generasi muda, pada Minggu (25/10/2026).

Menurut Endang, jika dahulu para pemuda berjuang melawan penjajahan dengan menyatukan perbedaan suku, bahasa, dan daerah, kini generasi Z (Gen Z) menghadapi tantangan yang berbeda. Tantangan tersebut meliputi derasnya arus globalisasi, disinformasi di media sosial, krisis identitas, lunturnya kepedulian sosial, hingga polarisasi di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, ia menilai semangat Sumpah Pemuda perlu dimaknai secara relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini, terutama dalam menjaga identitas nasional, merawat persatuan, bijak bermedia sosial, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

Gen Z boleh memiliki wawasan internasional, tetapi tetap harus mengenal, menjaga, dan melestarikan identitas nasionalnya. Modern boleh, global boleh, tetapi jangan sampai tercerabut dari akar budaya sendiri, ucap Endang.

Baca juga :