Jakarta Gesuri.id – Permainan mahjong menjadi salah satu kegiatan yang hadir dalam acara Merah Muda Fest di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Minggu (25/10/2026).
Kehadiran permainan ini dikoordinasikan oleh Atan Zayyid Sulthan selaku penanggung jawab permainan mahjong dalam festival tersebut.
Atan menjelaskan, kehadiran mahjong di Merah Muda Fest didasarkan pada hasil riset tim yang melihat permainan tersebut tengah menjadi salah satu tren di kalangan anak muda. Fenomena ini dinilai sejalan dengan munculnya berbagai tren baru sepanjang 2025 hingga 2026.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

“Kalau dari tim riset kita, kita melihat bahwa hari ini yang sedang tren di anak muda salah satunya adalah permainan mahjong,” ujar Atan saat menjelaskan alasan dipilihnya permainan tersebut dalam Merah Muda Fest.
Menurut Atan, perkembangan media sosial dan globalisasi turut memengaruhi munculnya berbagai tren baru di kalangan generasi muda. Merah Muda Fest pun hadir untuk menyambut fenomena tersebut dengan menyediakan ruang bagi anak muda untuk menikmati kegiatan yang sesuai dengan minat mereka, termasuk bermain mahjong.
Ia menilai, popularitas mahjong di Indonesia saat ini menunjukkan fenomena yang menarik. Jika di sejumlah negara permainan tersebut lebih identik dengan kalangan orang tua, kini mahjong justru kembali populer di kalangan anak muda. Perubahan tren ini menjadi salah satu alasan permainan tersebut dihadirkan dalam festival.
“Permainan mahjong ini populer kembali di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. PDI Perjuangan melalui Merah Muda Fest hari ini memfasilitasi hal tersebut,” kata Atan.
Lebih lanjut, Atan menjelaskan bahwa permainan mahjong umumnya dimainkan oleh empat orang dalam satu meja. Durasi permainan relatif fleksibel, bergantung pada jalannya pertandingan dan kesepakatan para pemain. Dalam praktiknya, satu sesi bermain dapat berlangsung selama dua hingga tiga jam.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Dalam satu sesi tersebut, para pemain dapat memainkan beberapa pertandingan. Menurut Atan, satu pertandingan atau match biasanya berlangsung sekitar 20 menit, sehingga permainan ini dapat menjadi aktivitas yang memungkinkan anak muda berkumpul dan berinteraksi secara langsung.
Atan berharap kehadiran mahjong di Merah Muda Fest dapat membuka pandangan anak muda mengenai peran politik dalam memfasilitasi berbagai minat dan kegiatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa politik tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan elite atau pemilihan umum, tetapi juga dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati kegiatan yang mereka sukai.
“Harapan saya adalah apa pun trennya, apa pun yang menjadi kesukaan anak muda, mereka bisa sadar bahwa wadah-wadah untuk difasilitasi oleh politik itu sangat banyak sekali. Merah Muda Fest ini salah satu representasinya, bahwa politik itu tidak hanya soal elite atau pemilu, tetapi juga bagaimana kita bisa menjamin setiap orang bersenang-senang,” tutup Atan.

















































































