Mbak Tika: Pemkab Kendal Mulai Berikan Pendidikan Gratis S1 Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana

"Kami tidak hanya mengandalkan APBD kabupaten, tetapi juga kolaborasi dengan usaha, termasuk dengan kampus-kampus."
Kamis, 03 September 2026 12:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan Pemerintah Kabupaten Kendal mulai memberikan pendidikan gratis tingkat S1 melalui program satu desa satu sarjana. Program tersebut telah diberlakukan di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan (Polifurneka) Kawasan Industri Kendal (KIK) dengan melibatkan pemerintah desa dan dunia industri.

Kami tidak hanya mengandalkan APBD kabupaten, tetapi juga kolaborasi dengan usaha, termasuk dengan kampus-kampus untuk memberikan fasilitas pendidikan gratis, katanya, Selasa (1/9/2026).

Dyah Kartika Permanasari atau yang akrab disapa Mbak Tika menyebut, sebanyak 49 desa di Kabupaten Kendal telah terlibat dalam program tersebut. Selain itu, terdapat 29 perusahaan industri yang turut memberikan beasiswa kepada mahasiswa Polifurneka.

Menurutnya, persoalan biaya pendidikan tidak mungkin sepenuhnya ditanggung melalui APBD Kabupaten Kendal. Karena itu, pemerintah daerah memilih memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, dunia usaha, hingga perguruan tinggi.

Bupati Tika menerangkan, program satu desa satu sarjana dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak kurang mampu yang memiliki prestasi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca juga :