Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meraih penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kinerja pembangunan ekonomi Kabupaten Kendal yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami di Kabupaten Kendal untuk terus memperkuat pembangunan ekonomi daerah,” ujar Bupati Tika.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, langsung kepada Bupati Kendal. Penilaian penghargaan mempertimbangkan sejumlah indikator pembangunan ekonomi daerah, di antaranya pertumbuhan ekonomi, investasi, serta kemampuan daerah menekan tingkat pengangguran terbuka.
Kinerja ekonomi Kabupaten Kendal menunjukkan perkembangan signifikan. Pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat mencapai 7,99 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 5,47 persen. Capaian tersebut sekaligus menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Tengah.
Selain pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal juga mengalami penurunan. Angkanya turun dari 5,01 persen menjadi 4,60 persen.
Sementara itu, nilai investasi daerah turut menunjukkan peningkatan. Investasi Kabupaten Kendal naik dari Rp14,21 triliun menjadi Rp15,86 triliun. Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan semakin kuatnya aktivitas ekonomi dan kepercayaan terhadap potensi investasi di daerah.
Bupati Tika menegaskan penghargaan yang diterimanya tidak semata-mata merupakan pencapaian pribadi sebagai kepala daerah. Menurutnya, capaian pembangunan ekonomi Kendal merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Bagi saya, penghargaan ini bukan semata-mata penghargaan untuk seorang kepala daerah, tetapi apresiasi untuk kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, dan seluruh pihak yang ikut menggerakkan ekonomi Kendal,” katanya.
Menurut Tika, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan investasi menjadi indikator adanya optimisme serta aktivitas ekonomi yang semakin kuat di Kabupaten Kendal. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh berhenti pada angka statistik semata.
Bagi pemerintah daerah, pertumbuhan ekonomi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.
“Pertumbuhan ekonomi harus bisa dirasakan masyarakat, terutama melalui semakin banyaknya kesempatan kerja dan meningkatnya kesejahteraan,” tegasnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal. Penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi salah satu perhatian agar aktivitas ekonomi dapat memberikan manfaat lebih luas.
Tika memastikan pembangunan ekonomi Kendal ke depan tidak hanya diarahkan untuk mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang baik, mendorong UMKM dan sektor ekonomi lokal, serta membuka semakin banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Kendal,” pungkasnya.
Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkab Kendal untuk mempertahankan tren positif pembangunan ekonomi. Capaian pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan penurunan pengangguran diharapkan dapat terus berlanjut serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

















































































