Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan Karnaval Kemerdekaan di Kecamatan Kaliwungu bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, melestarikan budaya, memperkuat gotong royong, sekaligus memberdayakan UMKM dan potensi pariwisata daerah. Karnaval tersebut berlangsung penuh kreativitas dan semarak dari para peserta pada Sabtu (29/8/2026).
"Karnaval ini diselenggarakan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah memerdekakan Indonesia. Selain sebagai hiburan dan upaya melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM serta peningkatan potensi pariwisata,” kata Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Mbak Tika saat menghadiri Karnaval Kemerdekaan yang berlangsung di depan Kantor Kecamatan Kaliwungu. Menurutnya, kegiatan tahunan tersebut memiliki makna penting bagi masyarakat karena mampu memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.
Ia turut mengajak seluruh warga yang hadir, baik yang menonton maupun para peserta karnaval agar terus merawat semangat kebersamaan dan gotong royong.
"Mari kita menikmati karnaval dengan kekompakan dan kesatuan yang luar biasa ini, karena penampilan yang ditampilkan secara kompak turut membantu menjaga kondusifitas wilayah di Kabupaten Kendal," tambahnya.
Sementara itu, Plt Camat Kaliwungu, Pratikno Joko Wijayanto, menjelaskan Karnaval Kemerdekaan tahun ini diikuti sekitar 35 kontingen yang berasal dari berbagai tingkatan sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, hingga perwakilan desa dan masyarakat umum.
Menurut Pratikno, seluruh peserta menampilkan berbagai kreasi sesuai tema yang mengusung kearifan lokal. Beragam budaya lokal Jawa Tengah turut ditampilkan, disertai budaya yang bersifat nasional.
“Budaya-budaya lokal yang ada di Jawa Tengah khususnya. Tapi, ya ada juga budaya yang sifatnya nasional dan akan ditampilkan oleh masing-masing peserta,” katanya.
Pratikno mengatakan penyelenggaraan karnaval tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat rasa nasionalisme, kebersamaan, serta silaturahmi antarwarga dan berbagai unsur yang ada di Kecamatan Kaliwungu.
“Yang jelas ini seperti memupuk unsur nasionalisme, kebersamaan, dan silaturahmi bagi masyarakat dan instansi terkait yang ada di Kecamatan Kaliwungu,” pungkasnya.

















































































