OPD Absen Saat Reses, Paul Mei: Padahal Banyak Masyarakat Belum Mengetahui Soal Desil

Ketidakhadiran OPD membuat berbagai persoalan teknis yang disampaikan masyarakat tidak dapat ditangani secara maksimal.
Rabu, 02 September 2026 10:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id -Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mengritik kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan yang dinilai kerap tidak hadir saat anggota dewan melaksanakan reses maupun Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper). Menurutnya, ketidakhadiran OPD membuat berbagai persoalan teknis yang disampaikan masyarakat tidak dapat ditangani secara maksimal.

Izin interupsi pimpinan, saya mempertanyakan kepada bapak wali kota, kenapa OPD tidak mau hadir ketika anggota DPRD Medan melaksanakan reses maupun Sosper terlebih Dinas Sosial. Padahal, banyak masyarakat yang belum mengetahui soal Desil sebagai syarat mendapatkan bantuan sosial. Kemudian setiap Musrenbang dari tingkat kecamatan sampai pemko, usulan tidak pernah direalisasikan sehingga menimbulkan pertanyaan masyarakat, jadi kami yang malu, kata Paul Simanjuntak.

Pernyataan tersebut disampaikan Paul dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPRD Medan, Senin (31/8/2026). Rapat tersebut membahas hasil jaring aspirasi masyarakat dari lima daerah pemilihan di seluruh Kota Medan.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen bersama Wakil Ketua Hadi Suhendra dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Waas, Wakil Wali Kota Zakyuddin Harahap serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fahrurrazi.

Paul menilai kegiatan reses dan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) merupakan jembatan penting untuk menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kota Medan. Karena itu, ia mempertanyakan mengapa pejabat teknis dari jajaran eksekutif tidak ikut hadir ketika dewan turun langsung menemui masyarakat.

Baca juga :