Selain UN, Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan

Andreas meminta Mendikbud untuk menjelaskan lebih rinci soal metode evaluasi belajar yang bakal digunakan sebagai pengganti UN.
Kamis, 12 Desember 2019 14:00 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan, bagaimana pun suatu proses termasuk pendidikan membutuhkan evaluasi hasil.

Hal itu Andreas katakan terkait kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang akan menghilangkan Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2021.

Baca:Said Minta Mendikbud Evaluasi PelaksanaanUN

Sehingga rencana penghapusan UN sebenarnya adalah mengganti metode evaluasi proses belajar yang selama ini menggunakan UN dengan metode asesmen kompetensi minimum sebagaimana yang dijelaskan oleh Mendikbud Nadiem Makarim, kata Andreas, Kamis (12/12).

Baca juga :