Malang, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang kembali meniupkan peluit peringatan keras terkait rencana mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang tinggal menghitung hari.
Partai berlambang banteng moncong putih pemilik 13 kursi di parlemen ini mengkhawatirkan agenda mutasi tersebut hanya menjadi rutinitas seremonial belaka, tanpa memberikan efek nyata pada penguatan sistem meritokrasi.
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut sangat mendasar. Pasalnya, hingga Jumat (3/7/2026), tercatat masih ada 22 jabatan strategis di lingkungan Pemkab Malang yang dibiarkan lowong dan belum terisi secara definitif.
Baca:Ini 7 Fakta Unik Menarik TentangGanjarPranowo
Zulham dengan tegas meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, untuk memanfaatkan momentum mutasi ini guna mengisi seluruh pos kosong tersebut secara definitif. Ia mengkritik keras kecenderungan pemda yang dinilai gemar memelihara kekosongan jabatan dengan mengandalkan Pelaksana Tugas (Plt).