Serang, Gesuri.id — Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, menyoroti stabilitas harga bahan pangan pokok menjelang dilanjutkannya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai libur sekolah.
Berdasarkan data dan pantauan di lapangan, Yeremia mencatat fenomena menarik. Penghentian sementara program MBG selama libur sekolah ternyata berdampak langsung pada penurunan harga sejumlah komoditas, seperti telur ayam dan bahan pangan lainnya.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Oleh karena itu, ia mendesak penyelenggara dan pengambil keputusan untuk mengevaluasi mendalam tata kelola program tersebut.
Langkah ini dinilai penting agar program MBG ke depan diatur secara cermat guna meminimalkan risiko lonjakan harga yang dapat membebani ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi masukan kepada pihak penyelenggara dan pengambil keputusan, bagaimana pelaksanaan MBG ini tata kelolanya bisa diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu stabilitas harga barang,” ujar Yeremia, Kamis (2/7).
Legislator dari PDI Perjuangan ini menambahkan, ada kekhawatiran harga pangan akan kembali melonjak tidak terkendali saat program MBG aktif lagi.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Terlebih, kondisi ekonomi saat ini masih dipengaruhi oleh tingginya nilai tukar dolar AS yang berdampak signifikan pada harga komoditas impor.
“Kita khawatirkan setelah program ini dimulai lagi, harga barang melonjak kembali. Hal ini perlu diperhatikan serius supaya inflasi, khususnya pada kebutuhan pokok, tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

















































































