Malang, Gesuri.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang memasang target tinggi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027 mendatang. Tidak main-main, kontingen Kabupaten Malang membidik posisi runner-up alias peringkat kedua.
Target ambisius tersebut dicanangkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Kabupaten Malang yang dibuka langsung oleh Bupati Malang, H. Sanusi, di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (2/7/2026).
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Malang, Zulham A. Mubarrok, menegaskan bahwa untuk mencapai target prestasi tersebut, langkah awal yang krusial adalah membenahi manajemen internal melalui digitalisasi administrasi.
"Persuratan mulai kami rapikan dengan mekanisme elektronik. Jadi, semua serbadigital, mulai dari pelaporan keuangan hingga administrasi. Sistem baru ini sedang kami lakukan transfer knowledge ke tiap Cabang Olahraga (Cabor)," ujar Zulham.
Menurut Zulham, penerapan sistem administrasi elektronik ini akan sangat menguntungkan dan memudahkan para pengurus cabor. Selain memangkas birokrasi, sistem ini juga menjamin transparansi penyaluran anggaran.
"Terkait dukungan dari pemerintah pusat, distribusinya nanti akan langsung masuk ke rekening masing-masing cabor," imbuhnya.
Langkah pembenahan ini dirasa penting demi mendongkrak performa atlet. Pada Porprov Jatim 2025 lalu, Kabupaten Malang harus puas bertengger di peringkat ke-4. Zulham optimis, dengan administrasi yang lebih sehat, prestasi yang diraih di Surabaya pada 2027 nanti bisa jauh lebih baik.
Meski optimis, Zulham tidak menampik bahwa sektor anggaran masih menjadi tantangan besar. Saat ini, dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Malang baru menyentuh angka Rp1,5 miliar. Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kata ideal mengingat banyaknya jumlah cabor yang dinaungi.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Kalau dibandingkan dengan Kota Malang, angka ini kurang ideal. Oleh karena itu, pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) nanti akan kami upayakan untuk ditambah. Idealnya itu Rp10 miliar," ungkap Zulham.
Ia berharap, dengan sinergi perbaikan administrasi dan perjuangan suntikan anggaran yang maksimal, para atlet Kabupaten Malang mampu menorehkan prestasi terbaik yang membanggakan di panggung olahraga Jawa Timur.

















































































