Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengingatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara agar berhati-hati dalam melakukan penggabungan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PP.
Menurutnya, merger dua perusahaan konstruksi tersebut harus dibarengi dengan restrukturisasi keuangan untuk memastikan perusahaan hasil penggabungan memiliki fondasi yang lebih kuat.
Walaupun tidak separah BUMN Karya lain, kondisi keuangan Adhi juga masih berat dengan cashflow yang ketat. Kinerja PP pun belum secemerlang yang diharapkan, kata Adisatrya, Rabu (7/10/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai, kondisi keuangan Adhi Karya masih menghadapi tekanan, terutama dari sisi arus kas. Sementara itu, kinerja PP juga dinilai belum sesuai harapan.
Adisatrya memandang, penggabungan dua entitas yang sama-sama belum sepenuhnya sehat berpotensi memperburuk persoalan apabila tidak disertai langkah perbaikan fundamental.