Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Agung Rezkina Pramesti, menyatakan program yang bertujuan untuk pemenuhan gizi anak ini tidak boleh dijalankan asal jalan tanpa memperhatikan kualitas.
Hal ini sebelumnya salah seorang netizen di grup Facebook Ngawi mengunggah foto paket berisi sepotong roti wijen, satu buah pisang, dan sebungkus kecil abon ayam.
Baca:GanjarPranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Pak Bupati Ngawi, tolong diperhatikan MBG bujet Rp 15.000 dapatnya kayak gini, apa cuma buat ajang korupsi doang? tulis akun tersebut.
Keluhan serupa muncul dari wilayah Kecamatan Paron. Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengunggah menu yang terdiri dari satu buah apel hijau kecil, ketela panggang, dan sebutir telur. Menu-menu tersebut dianggap jauh dari standar protein dan gizi yang dijanjikan pemerintah.