Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengingatkan potensi penyelewengan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menekankan pentingnya pengawasan ketat dan pemerataan berbasis kebutuhan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Instruksinya dari PDI Perjuangan jelas, tujuannya bagus untuk memperbaiki gizi generasi penerus bangsa kita. Tapi yang perlu kita lihat dan awasi adalah implementasinya di lapangan sesuai atau tidak, ujarnya, dikutip Senin (30/3/2026).
Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat menunjukkan masih adanya persoalan dalam pelaksanaan program tersebut, sehingga perlu menjadi perhatian serius mengingat anggaran MBG tergolong besar dan menyasar langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah.
Banyak laporan dari masyarakat. Teman-teman juga pasti tahu kondisi di lapangan seperti apa. Nah ini yang harus kita cek betul, apakah pelaksanaannya sudah sesuai atau belum, ucapnya.
Ia juga menyoroti keterkaitan program MBG dengan upaya penanganan stunting, terutama terkait ketepatan sasaran intervensi gizi pada fase penting 1.000 hari pertama kehidupan.