Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menyoroti rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) kawasan Kalijudan ke Sentra Wisata Kuliner (SWK).
Politisi PDI Perjuangan tersebut mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjamin proses penataan berjalan transparan dan bersih dari praktik pungutan liar (pungli).
Pernyataan ini ditegaskan Anas saat menyerap aspirasi warga dalam reses di RW 01 Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Selasa (6/10).
Baca:Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Jangan sampai pedagang yang sudah mau direlokasi dan mengikuti aturan justru dibebani pungutan-pungutan. Saya minta prosesnya transparan dan jangan ada pungli, ujar Anas.